Tuesday, September 21, 2010

Yellow Ribbon

Hello, there....

Just FYI, I always like sort of Nicholas Spark-ish love story. So I found this "Yellow Ribbon" post due my excessive amount of internet browsing during my lazy working hours...huehehehe... And I'd love to share it to you.


Pada tahun 1971 surat kabar New York Post menulis kisah nyata tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecil di White Oak, Georgia, Amerika. Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik, sayangnya dia tidak pernah menghargai istrinya. Dia tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam-malam dalam keadaan mabuk, lalu memukuli anak dan isterinya.

Satu malam dia memutuskan untuk mengadu nasib ke kota besar, New York. Dia mencuri uang tabungan isterinya, lalu naik bis menuju ke utara, ke kota besar, ke kehidupan yang baru. Bersama-sama beberapa temannya dia memulai bisnis baru. Untuk beberapa saat dia menikmati hidupnya. Sex, gambling, drug. Dia menikmati semuanya.

Bulan berlalu. Tahun berlalu. Bisnisnya gagal, dan ia mulai kekurangan uang. Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal. Ia menulis cek palsu dan menggunakannya untuk menipu uang orang. Akhirnya pada suatu saat naas, dia tertangkap. Polisi menjebloskannya ke dalam penjara, dan pengadilan menghukumnya tiga tahun penjara.

Menjelang akhir masa penjaranya, dia mulai merindukan rumahnya. Dia merindukan istrinya. Dia rindu keluarganya. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada istrinya, untuk menceritakan betapa menyesalnya dia. Bahwa dia masih mencintai isteri dan anak-anaknya.

Dia berharap dia masih boleh kembali. Namun dia juga mengerti bahwa mungkin sekarang sudah terlambat, oleh karena itu ia mengakhiri suratnya dengan menulis, "Sayang, engkau tidak perlu menunggu aku. Namun jika engkau masih ada perasaan padaku, maukah kau nyatakan? Jika kau masih mau aku kembali padamu, ikatkanlah sehelai pita kuning bagiku, pada satu-satunya pohon beringin yang berada di pusat kota. Apabila aku lewat dan tidak menemukan sehelai pita kuning, tidak apa-apa. Aku akan tahu dan mengerti. Aku tidak akan turun dari bis, dan akan terus menuju Miami. Dan aku berjanji aku tidak akan pernah lagi menganggu engkau dan anak-anak seumur hidupku."

Akhirnya hari pelepasannya tiba. Dia sangat gelisah. Dia tidak menerima surat balasan dari isterinya. Dia tidak tahu apakah isterinya menerima suratnya atau sekalipun dia membaca suratnya, apakah dia mau mengampuninya? Dia naik bis menuju Miami, Florida, yang melewati kampung halamannya, White Oak. Dia sangat sangat gugup. Seisi bis mendengar ceritanya, dan mereka meminta kepada sopir bus itu, "Tolong, pas lewat White Oak, jalan pelan-pelan...kita mesti lihat apa yang akan terjadi..."

Hatinya berdebar-debar saat bis mendekati pusat kota White Oak. Dia tidak berani mengangkat kepalanya. Keringat dingin mengucur deras.
Akhirnya dia melihat pohon itu. Air mata menetes dari matanya...
Dia tidak melihat sehelai pita kuning...
Tidak ada sehelai pita kuning....
Tidak ada sehelai..... .
Melainkan ada seratus helai pita-pita kuning....bergantungan di pohon beringin itu...Ooh... seluruh pohon itu dipenuhi pita kuning...!!!


Catatan:

Yellow ribbon di Amerika adalah lambang ,apabila seorang istri sedang menunggu seseorang yang disayanginya untuk pulang terutama dari medan perang. Kisah ini juga menjadi sangat terkenal di Amerika seperti sudah menjadi legenda sehingga sampai ada lagunya "tie a yellow ribbon round the old oak tree".

(re-blog from papilukas)

Friday, September 17, 2010

Weird Love

"We are all a little weird and life's a little weird and when we find someone whose weirdness is compatible with ours, we join up with them and fall in mutual weirdness and call it love"

via so I Found

Let's find our compatible weird!

Tuesday, September 14, 2010

I'm an Eagle!

I found an interesting post from one of my dearest friend, Resti. Sorta inspired myself to wrote the exact same post...hehe...




I took a lot of those online personality quizzes, astrology test, birth date quizzes..you named it! I do enjoy it, I love it. That's one my favorite online activity. This Mayan Day Sign summarized it all! Every test I took, it always mentioned something about being free and independent.

I always thought, I'm lil' bit anti-social. But it wasn't, I'm literally an Eagle, beibeh!! Haha.. It sounds so awesome! But in real life, not that awesome :(

Based on my Mayan Sign, It says that I have an escapist side, I think most of people also have this side too. But maybe for me, it's just my personality. I always said to my best friend, that's sometimes I don't really like people. They're nosy. They're often "too curious" about somebody else's life, especially women. They're pretty challenging to be avoided. Not to mention those "emak-emak rumpi" who's contastly asked about my relationship status -- so typical.

When I was in high school, I kept persuaded myself to get excited with those prom thingie, pensi and chasing cute boys (don't get me wrong, I really loooove cute guys, but I'd rather talk to them than stalk them) but I always ended up watching DVDs and played PlayStation at home. Those things always make myself excited!

The older I get, the more challenging the things. At work, I don't feel myself as a competitive person. I don't see it why I should be in the top management or something like that..hehe.. People maybe see this as weird concept of career or just simply calling myself lazy. For me, as long as I'm enjoying what I am doing, I'll stick with it. And when I stop feel an enjoyment, I'll stop and starting to explore a new thing.

I do love concept of freedom, this is your life. The best way to live your life is by set your own rules and go with it. People are allowed to express their concerns, suggestions, disagreements and even supports. But it's wisely if you're still the one who's steer the wheel. Yeah, freedom could be abused, but I always tried to use my freedom with the most less damage. Maybe, because I love freedom so much, that's the reason why I've never been such a good planner. Every time I wrote a to-do list, I always feel a compulsion to randomly started the the list from the middle or even from the latest list. That's my bad habit, I guess.... :)

But what I irritated the most it's the constant "against the rules" label on my forehead. I've never against the rules, I lived my rules carefully. I just don't feel it to follow the rules if it isn't necessary. Such as get married before the age of 25, tendency to be act/called "boyish" just because I love short hair and wore pants rather than skirt, being called "girlie" because pink is my favorite color, being less-intellect because I like chick-lit rather than those "awesome" marketing books, called less-religious because it's so rare to me took 5x of prays. Thank you very much, for seeing myself as those common social label. Really, peeps, you're all should stop! Because you're gonna missed to see people as a "person" and who are you to judge?

It seems on real life, Eagle could flying and soaring freely, huh? But, I'm still the Eagle!! Just catch me if you can.... :)


Driving Lesson




Helloooo, world!!! What's up?! How's life? Is there anything I missed during my world wide web hibernation?


Anyway, kerjaan saya lagi cukup gokil apalagi pas menjelang liburan lebaran kemaren... Tiba-tiba aja ada undangan pitching sama kerjaan dengan deadline yang cukup sinting. Jadinya tiap kali mau posting bawaannya tidak bergairah, terlalu muak karena seharian udah menyentuh internet di kantor (sedaaapp.... +sotoy+)

Tapi semua terbayar dengan libur panjang lebaran!! Ihiiiiiyyyyyyyyyyy.... I love holiday! Who's not? By the way, Met Idul Fitri, yah....

Jadi ceritanya, gue berencana mengisi waktu liburan ini dengan kegiatan yang berguna bagi masa depan gue...wekekekek... Kebetulan mamah baru aja beli mobil baru (sayangnya bukan buat gue :( meehhhhhh....) Mobil baru emak gue ini punya transmisi otomatis. So, I decided to learn how to drive!!! Menurut gue, menyetir mobil adalah salah satu life skill yang harus dikuasai selain berenang. Yaahhh...just in case, ada alien yang menginvasi bumi gue bisa nyetir sambil menghindari serangan laser mereka (kagak nyambung...wakakakakak...)

Semua orang selalu bilang, kalo belajar nyetir pake mobil automatic gak bakal sejago sama yang belajar make mobil manual. Tapi, ya... Gue orangnya pengennya yang praktis-praktis aja. Mobil yang ada cuma automatic ngapain juga harus belajar yang manual...masa' harus sampe minjem mobil orang lain segala...hehe

Tapiiii...yeee.. Walau katanya gampang, I'm suck at driving!! Gue agak-agak bodoh dalam menyetir, gue tipe driver yang careless dan tipe student yang logika nya kagak jalan-jalan..wakakakakakakak..... jadi teringat ketika gue belajar matematik soal pertidaksamaan dan persamaan....hehe.

Persoalan yang belom gue kuasai adalah dalam hal belok membelok, apalagi u-turn! Kerjaannya gue berenti melulu aja ditengah-tengah belokan..wakakakak... Ketololan gue yang paling mantap adalah honestly, awalnya gue gak ngerti arti istilah "bales" dalam setir-menyetir...hahahahahaha...dari dulu gue selalu bertanya-tanya apaan artinya "bales". Jadi, pas nyokap ngajarin gue untuk u-turn setelah gue mengarahkan setir gue untuk belok kearah kanan nyokap teriak "bales, kak!!" Gue diem aja dalam posisi mobil setengah belok kearah kanan, dalam hati gue mikir "apaan yang harus dibales, ngirim surat aja kagak" wakakakakakakakak....

Kata emak, nilai gue dari 3 hari driving lesson bareng dia masih C. Huh... Tapi gue sangat berambisi buat bisa!!!!! Mantabs!!!

Alright, nanti saya update perkembangan belajar menyetir gue... See you on the next post.